Mengenal Derivatif dan Manajemen Risiko
Pertemuan 12
1 Apa Itu Derivatif?
Derivatif adalah instrumen keuangan yang nilainya diturunkan dari (derived from) aset lain yang disebut underlying asset.
1.1 Analogi Sederhana
Derivatif itu seperti “booking harga di masa depan”. Kamu dan penjual sepakat hari ini tentang harga transaksi yang akan terjadi nanti.
1.2 Underlying Asset
Aset yang mendasari kontrak derivatif bisa berupa:
- Saham
- Indeks saham (IHSG, LQ45)
- Mata uang asing (USD, EUR)
- Komoditas (emas, minyak, CPO)
- Suku bunga
2 Kontrak Futures
Futures adalah kontrak untuk membeli atau menjual aset tertentu di harga tertentu pada tanggal tertentu di masa depan.
2.1 Analogi: Petani dan Pedagang
| Pihak | Situasi | Keputusan |
|---|---|---|
| Petani (penjual) | Khawatir harga panen turun saat panen tiba | Jual kontrak futures → kunci harga jual |
| Pedagang (pembeli) | Khawatir harga bahan baku naik | Beli kontrak futures → kunci harga beli |
2.2 Karakteristik Futures
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Standar | Ukuran kontrak, tanggal jatuh tempo sudah ditentukan bursa |
| Kewajiban | Kedua pihak wajib melaksanakan kontrak |
| Margin | Hanya perlu menyetor sebagian kecil dari nilai kontrak |
| Daily settlement | Untung/rugi dihitung setiap hari (mark to market) |
| Leverage | Potensi untung dan rugi diperbesar |
2.3 Contoh di Indonesia
- KPEI Futures — kontrak futures indeks LQ45
- Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) — futures komoditas (CPO, emas, olein)
3 Opsi (Options)
Opsi adalah kontrak yang memberikan hak (bukan kewajiban) untuk membeli atau menjual aset pada harga tertentu sebelum tanggal tertentu.
3.1 Analogi: Tiket Konser
Bayangkan kamu beli tiket konser seharga Rp 200.000. Jika konsernya bagus, kamu pasti datang. Jika kamu berubah pikiran, paling rugi hanya harga tiketnya (Rp 200.000). Opsi bekerja seperti itu — kamu bayar premi untuk mendapat hak, tapi tidak wajib menggunakannya.
3.2 Dua Jenis Opsi
| Jenis | Hak | Kapan Digunakan |
|---|---|---|
| Call Option | Hak membeli aset di harga tertentu | Saat harga diprediksi akan naik |
| Put Option | Hak menjual aset di harga tertentu | Saat harga diprediksi akan turun |
3.3 Perbedaan Futures vs Opsi
| Aspek | Futures | Opsi |
|---|---|---|
| Kewajiban | Wajib dilaksanakan | Hak, bisa tidak digunakan |
| Risiko pembeli | Tidak terbatas | Terbatas sebesar premi |
| Biaya awal | Margin (bisa dikembalikan) | Premi (hangus jika tidak digunakan) |
4 Hedging: Lindung Nilai
Hedging adalah strategi menggunakan derivatif untuk melindungi posisi dari risiko pergerakan harga yang merugikan.
4.1 Kenapa Perusahaan Perlu Hedging?
Perusahaan yang memiliki eksposur terhadap risiko harga (kurs, komoditas, suku bunga) menggunakan hedging untuk mengunci harga dan menstabilkan arus kas.
4.2 Contoh: Eksportir Indonesia Hedging Kurs USD/IDR
| Situasi | Tanpa Hedging | Dengan Hedging |
|---|---|---|
| Eksportir menerima pembayaran USD 100.000 dalam 3 bulan | ||
| Kurs saat ini | Rp 15.500/USD | Rp 15.500/USD |
| Skenario 1: Kurs turun ke Rp 14.500/USD | Terima Rp 1,45 miliar (rugi Rp 100 juta vs harapan) | Terima Rp 1,55 miliar (terlindungi) |
| Skenario 2: Kurs naik ke Rp 16.500/USD | Terima Rp 1,65 miliar (untung) | Tetap terima Rp 1,55 miliar (opportunity loss) |
Hedging mengurangi risiko, tapi juga membatasi potensi keuntungan. Ini bukan tentang mencari untung — ini tentang kepastian.
4.3 Instrumen Hedging yang Umum
| Risiko | Instrumen Hedging |
|---|---|
| Risiko kurs (mata uang) | Forward contract, currency swap |
| Risiko suku bunga | Interest rate swap |
| Risiko harga komoditas | Commodity futures |
| Risiko harga saham | Put option, index futures |
5 Derivatif: Spekulasi vs Manajemen Risiko
Derivatif bisa digunakan untuk dua tujuan yang sangat berbeda:
| Tujuan | Penjelasan | Risiko |
|---|---|---|
| Hedging (manajemen risiko) | Melindungi posisi yang sudah ada | Mengurangi risiko |
| Spekulasi | Mencari keuntungan dari prediksi pergerakan harga | Sangat tinggi — bisa rugi lebih dari modal |
Derivatif sebagai alat spekulasi sangat berbahaya bagi investor pemula:
- Leverage memperbesar kerugian — bisa rugi lebih dari modal awal
- Banyak kasus investor retail yang bangkrut karena trading futures/opsi tanpa pemahaman
- Nick Leeson menghancurkan Barings Bank (1995) melalui spekulasi derivatif
- Contoh lokal: banyak nasabah perdagangan berjangka yang dirugikan
Derivatif untuk hedging = alat yang berguna. Derivatif untuk spekulasi = judi berleverage.
6 Aktivitas Minggu Ini
6.1 Tugas Kelompok: Studi Kasus Perusahaan yang Rugi Karena Tidak Hedging
Cari dan analisis kasus nyata perusahaan yang mengalami kerugian karena tidak melakukan hedging.
Instruksi:
- Cari 1 kasus nyata dari berita/artikel (sumber harus bisa diverifikasi, sertakan link)
- Jelaskan: apa bisnis perusahaan, eksposur risiko apa yang dimiliki?
- Apa yang terjadi? Berapa kerugiannya?
- Instrumen derivatif apa yang bisa digunakan untuk hedging?
- Buat simulasi sederhana: jika perusahaan hedging, berapa potensi penghematan?
- Presentasi 7 menit di kelas + tanya jawab 5 menit
Format: Slide presentasi (maks 10 slide) + presentasi lisan di kelas.
6.2 Rubrik Penilaian
| Aspek | Bobot |
|---|---|
| Relevansi dan kedalaman kasus | 25% |
| Kualitas analisis hedging | 25% |
| Kemampuan presentasi dan jawab pertanyaan | 30% |
| Kontribusi merata antar anggota | 20% |