Memahami Return dan Risiko
Pertemuan 04
1 Apa Itu Return?
Return adalah tingkat keuntungan atau pengembalian yang diperoleh dari suatu investasi. Return merupakan alasan utama seseorang berinvestasi.
1.1 Sumber Return
| Sumber | Penjelasan | Contoh |
|---|---|---|
| Capital gain | Selisih harga jual - harga beli | Beli BBCA Rp 8.000, jual Rp 9.500 |
| Dividen | Pembagian laba perusahaan | BBCA bagi dividen Rp 500/lembar |
| Kupon | Bunga obligasi yang dibayar periodik | ORI kupon 6,4% per tahun |
| Bagi hasil | Keuntungan instrumen syariah | Sukuk ritel, reksadana syariah |
1.2 Cara Menghitung Return Sederhana
\[R = \frac{P_t - P_{t-1}}{P_{t-1}} \times 100\%\]
Di mana:
- \(R\) = Return
- \(P_t\) = Harga pada waktu \(t\) (harga jual)
- \(P_{t-1}\) = Harga pada waktu \(t-1\) (harga beli)
1.3 Contoh Perhitungan
Kamu membeli saham BBRI di harga Rp 4.500 dan menjualnya di harga Rp 5.200.
\[R = \frac{5.200 - 4.500}{4.500} \times 100\% = \frac{700}{4.500} \times 100\% = 15,56\%\]
1.4 Jika Ada Dividen
\[R_{total} = \frac{(P_t - P_{t-1}) + D_t}{P_{t-1}} \times 100\%\]
Jika selama memegang saham kamu juga menerima dividen Rp 200:
\[R_{total} = \frac{(5.200 - 4.500) + 200}{4.500} \times 100\% = \frac{900}{4.500} \times 100\% = 20\%\]
2 Apa Itu Risiko?
Risiko bukan hanya tentang rugi. Risiko adalah ketidakpastian — yaitu kemungkinan bahwa return aktual berbeda dari return yang diharapkan.
Risiko = Ketidakpastian. Saham bisa naik lebih tinggi dari perkiraan (risiko positif) atau turun lebih rendah (risiko negatif). Yang kita ukur adalah seberapa besar penyimpangan dari rata-rata.
2.1 Mengukur Risiko: Standar Deviasi
\[\sigma = \sqrt{\frac{\sum_{i=1}^{n}(R_i - \bar{R})^2}{n-1}}\]
Di mana:
- \(\sigma\) = standar deviasi (ukuran risiko)
- \(R_i\) = return periode ke-\(i\)
- \(\bar{R}\) = rata-rata return
- \(n\) = jumlah periode
Interpretasi: Semakin besar standar deviasi, semakin besar fluktuasi return, semakin tinggi risikonya.
3 Risiko Sistematik vs Spesifik
| Jenis | Nama Lain | Sumber | Bisa Dihilangkan? | Contoh |
|---|---|---|---|---|
| Sistematik | Risiko pasar | Faktor ekonomi makro | ❌ Tidak | Inflasi, resesi, perubahan suku bunga |
| Spesifik | Risiko unik | Faktor internal perusahaan | ✅ Ya, dengan diversifikasi | Skandal manajemen, produk gagal |
3.1 Risiko Sistematik (Market Risk)
Mempengaruhi seluruh pasar dan tidak bisa dihindari:
- Kenaikan suku bunga BI
- Resesi ekonomi
- Perang, pandemi, krisis global
- Perubahan kebijakan pemerintah
3.2 Risiko Spesifik (Unique Risk)
Hanya mempengaruhi perusahaan tertentu dan bisa dikurangi dengan diversifikasi:
- CEO mengundurkan diri
- Produk di-recall
- Gagal bayar utang
- Kompetitor baru yang agresif
4 Hubungan Risk-Return
Secara teori dan bukti empiris jangka panjang, memang benar bahwa instrumen berisiko tinggi cenderung memberikan return lebih tinggi. TAPI, itu dalam jangka panjang dan rata-rata. Dalam jangka pendek, high risk bisa berarti high loss.
4.1 Spektrum Risk-Return
Return ↑
| Saham small-cap ●
| Saham blue-chip ●
| Reksadana saham ●
| Emas ●
| Obligasi ●
| Deposito ●
| Tabungan ●
+----------------------------------------→ Risiko
4.2 Prinsip Penting
- Tidak ada free lunch — return tinggi selalu diiringi risiko tinggi
- Risk premium — selisih return investasi berisiko vs investasi bebas risiko
- Diversifikasi bisa mengurangi risiko spesifik, tapi TIDAK bisa menghilangkan risiko sistematik
5 Studi Kasus
5.1 Perbandingan Return 5 Tahun Terakhir
| Instrumen | Return 5 Tahun | Risiko (Volatilitas) | Catatan |
|---|---|---|---|
| Deposito | ~25% kumulatif | Sangat Rendah | Return stabil tapi rendah |
| Emas (Antam) | ~60% kumulatif | Sedang | Naik signifikan saat krisis |
| BBCA | ~40% kumulatif | Sedang | Blue chip stabil |
| GOTO | -70% kumulatif | Sangat Tinggi | Saham tech volatile |
| IHSG | ~15% kumulatif | Tinggi | Cermin pasar keseluruhan |
- BBCA (blue chip) memberikan return baik dengan volatilitas moderat
- GOTO (saham pertumbuhan tinggi) volatilitasnya sangat tinggi dan hasilnya negatif
- Deposito aman tapi return rendah
- Emas menjadi safe haven saat ketidakpastian tinggi
6 Aktivitas Minggu Ini
6.1 Latihan Excel: Hitung Return Saham
Ambil data harga saham riil dan hitung return secara manual.
Instruksi:
- Pilih 2 saham yang kamu beli di tugas Minggu 3
- Ambil data harga penutupan harian selama 1 bulan terakhir dari Yahoo Finance / Stockbit (screenshot sumber data)
- Hitung: (a) return harian, (b) rata-rata return, (c) return kumulatif 1 bulan
- Perhitungan WAJIB tulis tangan di kertas, lalu foto/scan
- Jawab: dari 2 saham ini, mana yang returnnya lebih baik? Kenapa menurutmu?
Format: Foto hitungan tangan + screenshot sumber data + jawaban refleksi. Maks 3 halaman.
6.2 Rubrik Penilaian
| Aspek | Bobot |
|---|---|
| Kebenaran perhitungan return | 35% |
| Kelengkapan data dan sumber (screenshot) | 25% |
| Kualitas refleksi perbandingan | 25% |
| Kerapian dan kejelasan hitungan tangan | 15% |