Reksadana dan ETF

Manajemen Investasi — Pertemuan 10

EKM 19608 — Perbanas Institute

Agenda Hari Ini

  1. Jenis Reksadana
  2. Cara Kerja & Istilah
  3. Cara Memilih Reksadana
  4. ETF
  5. Dollar Cost Averaging (DCA)

Jenis Reksadana

Jenis Isi Risiko Horizon
Pasar Uang Deposito, SBI <1 thn
Pendapatan Tetap Obligasi ≥80% ⭐⭐ 1–3 thn
Campuran Saham + Obligasi ⭐⭐⭐ 3–5 thn
Saham Saham ≥80% ⭐⭐⭐⭐ >5 thn
Indeks Ikuti indeks ⭐⭐⭐⭐ >5 thn

Cara Kerja Reksadana

  1. 💰 Investor beli unit reksadana
  2. 🏦 Dana dikumpulkan dalam pool
  3. 👔 Manajer Investasi kelola dana
  4. 📊 Kinerja tercermin di NAB/unit
  5. 💵 Investor jual unit kapan saja

Istilah Kunci

  • NAB/unit = harga per unit
  • AUM = total dana kelolaan
  • Expense ratio = biaya tahunan
  • Fund Fact Sheet = laporan bulanan

Cara Memilih Reksadana ✅

Kriteria Target
Track record Konsisten di atas benchmark
AUM >Rp 500 miliar
Konsistensi Return stabil
Max drawdown Semakin kecil semakin baik
Expense ratio Semakin rendah semakin baik
MI Terdaftar OJK, berpengalaman

⚠️ Past performance ≠ future results!

ETF (Exchange Traded Fund)

Reksadana yang diperdagangkan di bursa seperti saham

Aspek Reksadana ETF
Perdagangan Via platform/MI Di bursa saham
Harga NAB akhir hari Real-time
Minimal Rp 10.000 1 lot (100 unit)
Biaya Fee MI Komisi broker

ETF Populer Indonesia

  • XPLQ — ETF LQ45
  • XIID — ETF IDX30

Dollar Cost Averaging (DCA) 📅

Investasi jumlah tetap secara rutin — tanpa peduli naik/turun

Bulan Invest NAB Unit
1 Rp 500 rb 1.000 500
2 Rp 500 rb 900 556
3 Rp 500 rb 1.100 455
4 Rp 500 rb 800 625
Total Rp 2 jt 2.136

Rata-rata harga beli: Rp 936/unit ← lebih murah dari harga awal!

Keuntungan DCA

  1. Kurangi risiko timing — tidak perlu tebak “bottom”
  2. Disiplin otomatis — investasi rutin tanpa emosi
  3. Cocok pemula — tidak butuh analisis mendalam
  4. Manfaatkan volatilitas — beli lebih banyak saat murah

💡 Tips: Set autodebit dari rekening bank setiap tanggal gajian!

Tugas Minggu Ini 📝

Pilih Reksadana Terbaik

  1. Pilih 1 kategori reksadana
  2. Pilih 3 produk dari Bibit/Bareksa (screenshot)
  3. Bandingkan: return, expense ratio, AUM, drawdown
  4. Simulasi DCA Rp 500rb/bulan × 3 tahun
  5. Kaitkan pilihan dengan profil risiko Minggu 1

Takeaway 🎯

  1. Reksadana = investasi praktis untuk pemula
  2. Pilih berdasarkan track record dan biaya
  3. ETF = reksadana yang bisa di-trading di bursa
  4. DCA = strategi paling simpel dan efektif

Minggu depan: Obligasi — Investasi “Kalem” tapi Penting 📜